Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pemukim Israel Terus Berulah Serang Warga Palestina di Tepi Barat, Rusak Sumber Air
Advertisement . Scroll to see content

Menteri Radikal Israel Itamar Ben Gvir Batal Ikuti Pertemuan di Markas PBB New York, Takut Ditangkap?

Senin, 06 Juli 2026 - 03:15:00 WIB
Menteri Radikal Israel Itamar Ben Gvir Batal Ikuti Pertemuan di Markas PBB New York, Takut Ditangkap?
Keamanan Nasional Israel Itamar Ben Gvir batal menghadiri pertemuan di markas PBB. (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

TEL AVIV, iNews.id - Menteri Keamanan Nasional IsraelItamar Ben Gvir batal menghadiri pertemuan kepala-kepala kepolisian internasional di Markas Besar PBB, New York, pekan ini. Pembatalan kehadirannya terkait seruan penangkapan menteri radikal sayap kanan itu atas tuduhan kejahatan perang di Palestina.

Kantor Kementerian Keamanan Dalam Negeri Israel belum mengonfirmasi pembatalan kunjungan tersebut, namun media-media lokal, mengutip keterangan para pejabat, melaporkan Ben Gvir menyatakan tidak akan hadir.

Sebelumnya surat kabar Haaretz, mengutip pejabat kementerian, melaporkan keputusan tersebut dibuat menyusul rencana demonstrasi besar-besaran di New York menentang kunjungan Ben Gvir. Selain itu muncul seruan terus-menerus dari kelompok-kelompok hak asasi manusia (HAM) kepada penegak hukum di negara-negara terkait untuk menangkapnya.

Kelompok advokasi hak-hak Palestina yang berbasis di Belgia, Yayasan Hind Rajab, mendesak otoritas AS untuk menangkap dan menuntut Ben Gvir atas kebijakan penangkapan warga Palestina.

Yayasan Hind Rajab, merujuk pada nama bocah perempuan Gaza yang dibunuh secara keji oleh pasukan Israel bersama keluarganya, gencar mengajukan kasus hukum terhadap tentara dan pejabat Israel yang sedang melancong ke negara lain.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut