Prabowo Bangga Rumah Pendidikan Raih Juara PBB: Digitalisasi Kita Diakui Dunia
JAKARTA, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat transformasi pendidikan nasional melalui digitalisasi pembelajaran sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul. Hal tersebut disampaikan Kepala Negara dalam pidatonya pada Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (20/7/2026).
“Kita paham bahwa pendidikan kita banyak ketertinggalan, negara kita sangat besar, luas. Kita memiliki lebih dari 288.000 sekolah, banyak di tempat terpencil, salah satu upaya kita adalah digitalisasi pendidikan,” ujar Prabowo.
Dia menyampaikan upaya digitalisasi pendidikan Indonesia telah memperoleh pengakuan internasional. Superaplikasi Rumah Pendidikan dinobatkan sebagai Winner (Juara Pertama) kategori e-Government pada ajang World Summit on the Information Society (WSIS) Prizes 2026 yang diselenggarakan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui International Telecommunication Union (ITU) di Jenewa, Swiss.
Rumah Pendidikan yang telah diluncurkan pada 21 Januari 2025 telah dimanfaatkan oleh lebih dari 6,9 juta pengguna, menyediakan 4.843 sumber belajar gratis, serta mendukung pembelajaran digital bagi ratusan ribu guru melalui integrasi dengan Interactive Flat Panel (IFP).
“Penghargaan dari PBB ini membuktikan digitalisasi pendidikan kita diakui dunia. Kita melompat, kita melompat saudara-saudara. Kita tidak cepat puas, perjalanan masih jauh, tapi kita ingin memperbaiki semua sekolah kita. Tahun ini kita akan selesai 77.000 sekolah renovasi, tahun depan target kita 100.000, tahun 2028 100.000. Kita berharap di 2029 seluruh sekolah Indonesia sudah direnovasi,” tutur dia.