Presiden Kolombia Tak Terima Disebut Gembong Narkoba oleh Trump: Saya Musuh Kartel!

Anton Suhartono
Gustavo Petro membalas tuduhan keras Donald Trump yang menyebut dirinya sebagai gembong narkoba (Foto: AP)

Tuduhan Trump muncul di tengah ketegangan diplomatik antara kedua negara. Beberapa pekan sebelumnya, Departemen Luar Negeri AS mencabut visa Petro setelah pernyataannya yang mengecam keras kebijakan luar negeri Washington. Saat itu Petro mendesak tentara AS untuk menolak perintah Trump terkait operasi militer di Jalur Gaza.

Ketegangan meningkat setelah pasukan AS menyerang kapal nelayan Kolombia di Laut Karibia, yang oleh Pentagon disebut terlibat penyelundupan narkoba. Petro membantah keras klaim tersebut dan menyebut serangan itu terjadi di wilayah kedaulatan Kolombia.

“Kolombia akan mengambil langkah hukum atas tindakan sepihak militer AS,” kata Petro, pada Sabtu lalu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Meja Makan Versailles Jadi Saksi, Donald Trump Teken Perjanjian Damai dengan Iran

57 tahun lalu

Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran

57 tahun lalu

Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni

57 tahun lalu

Nah, Trump Tiba-Tiba Bilang Tak Adil bagi Iran Tidak Punya Rudal Balistik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal