Presiden Kolombia Tak Terima Disebut Gembong Narkoba oleh Trump: Saya Musuh Kartel!

Anton Suhartono
Gustavo Petro membalas tuduhan keras Donald Trump yang menyebut dirinya sebagai gembong narkoba (Foto: AP)

BOGOTA, iNews.id - Presiden KolombiaGustavo Petro membalas tuduhan keras Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menyebut dirinya sebagai “gembong narkoba”. 

Dalam tanggapan menohok yang diunggah di media sosial X, Petro menegaskan dirinya yang justru musuh utama jaringan narkoba di Kolombia, bukan bagian dari kartel narkoba.

“Trump telah ditipu oleh rekan-rekannya. Musuh utama perdagangan narkoba di Kolombia pada abad ke-21 adalah orang yang mengungkap hubungannya dengan lembaga politik Kolombia. Orang itu adalah saya,” tulis Petro, dikutip Senin (20/10/2025).

Pernyataan Petro itu muncul tak lama setelah Trump melontarkan tuduhan tajam melalui akun Truth Social miliknya. Dalam postingan, Trump menyebut Petro sebagai “presiden yang tidak populer” yang “mendorong produksi narkoba besar-besaran di seluruh Kolombia”. 

Dia bahkan mengancam akan menghentikan bantuan dan subsidi AS untuk Kolombia.

“Mulai hari ini, pembayaran atau bentuk subsidi apa pun kepada Kolombia tidak akan diberikan lagi,” tulis Trump.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Meja Makan Versailles Jadi Saksi, Donald Trump Teken Perjanjian Damai dengan Iran

57 tahun lalu

Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran

57 tahun lalu

Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni

57 tahun lalu

Nah, Trump Tiba-Tiba Bilang Tak Adil bagi Iran Tidak Punya Rudal Balistik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal