Presiden Kolombia Tak Terima Disebut Gembong Narkoba oleh Trump: Saya Musuh Kartel!

Anton Suhartono
Gustavo Petro membalas tuduhan keras Donald Trump yang menyebut dirinya sebagai gembong narkoba (Foto: AP)

Dia menyebut dana bantuan AS selama ini telah “dikhianati” dan digunakan untuk memperluas produksi narkoba yang menurutnya menyebabkan kematian dan kehancuran di Amerika Serikat.

Serangan Balik Petro: Trump Tak Tahu Apa-apa soal Kolombia

Petro tak tinggal diam. Dia menyebut Trump sebagai sosok yang “kasar” dan “tidak tahu apa-apa tentang Kolombia”. 
Menurut Petro, Trump menilai negara Amerika Latin itu dari kacamata bisnis dan kepentingan pribadi, bukan realitas sosial yang kompleks.

“Trump, Anda kasar dan tidak tahu apa-apa tentang Kolombia. Saya bukan pengusaha seperti Anda. Saya seorang sosialis. Saya percaya pada solidaritas dan kebaikan bersama. Karena saya bukan pengusaha, apalagi pengedar narkoba, tidak ada keserakahan di hati saya,” tulis Petro, dengan nada tajam.

Dia juga menegaskan pernyataannya bukan serangan terhadap rakyat Amerika, namun hanya kepada sosok Trump. 

“Saya menghormati sejarah dan warga AS. Mereka bukan musuh saya. Masalahnya adalah Trump, bukan Amerika Serikat,” ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump Sebut Israel Bisa Hancur dalam 24 Jam jika Iran Punya Senjata Nuklir

57 tahun lalu

Jelang Penandatanganan MoU Damai dengan AS, Iran: Kita Siapkan Semua Skenario

57 tahun lalu

Pesawat Pengebom B-52 AS Jatuh hingga Meledak Dahsyat, 8 Orang Tewas

57 tahun lalu

Bukan Akhir dari Konflik, MoU Perjanjian Damai AS-Iran Hanya Redakan Ketegangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal