"Anda sudah ramah, namun tetap lanjutkan dan lebih ramah lagi. Karena ketika mereka mengeluarkan dolar, mereka akan memberikanya kepada Anda," ujar Erdogan.
Menggambarkan penurunan nilai tukar lira sebagai persekongkolan, Erdogan berulang kali menyerukan kepada warga Turki untuk menjual dolar mereka guna membantu mata uang lokal.
Seorang karyawan di toko pakaian mewah mengatakan, jumlah turis yang datang berbelanja sangat tinggi, bahkan lebih tinggi dari musim liburan karena menurunnya nilai tukar lira.
Seorang turis dari Mesir mengaku bisa menghemat 1.000 dolar AS atau sekitar Rp 15 juta jika berbelanja di Turki, dibandingkan dengan membeli barang yang sama di negerinya.