ANKARA, iNews.id - Para pelancong asing yang berada di Turki ramai-ramai mengunjungi sejumlah toko yang menjual barang-barang mewah, setelah nilai tukar mata uang negera itu jatuh ke titik terendah.
Dilaporkan ABC News, Selasa (14/8/2018), para turis yang kebanyakan dari negara-negara Arab tampak ikut mengantri di luar toko Chanel dan Louis Vuitton di kawasan mewah Istanbul, Nisantasi.
Hal itu terjadi lantaran mata uang asing yang mereka miliki menjadi lebih berharga setelah nilai tukar Lira turun 18 persen pada Jumat (10/8/2018) pekan lalu.
"Kami membeli pakaian, kami membeli make up, kami membeli merek-merek ternama," kata Fatima Ali, turis asal Kuwait yang mengunjungi Istanbul bersama dua anak perempuannya.