Presiden Rusia Vladimir Putin memperingatkan runtuhnya INF akan mengikis kerangka kerja keamanan global secara signifikan.
Rusia berulang kali menyuarakan kemungkinan pencabutan moratorium, setelah AS mengumumkan rencana pengerahan senjata jarak jauh di Jerman pada 2026.
Putin pada November 2025 mengatakan negaranya sedang mengembangkan rudal jarak menengah dan pendek sebagai respons atas tindakan AS.
Kremlin menyatakan tidak menutup kemungkinan pengerahan rudal tersebut di kawasan Asia-Pasifik.