Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Harga Minyak Dunia Mendidih usai Trump Ancam Bombardir Infrastruktur Iran
Advertisement . Scroll to see content

Nah! Rusia Ngaku Tak Terikat Kesepakatan Senjata Nuklir dengan Amerika Lagi

Selasa, 05 Agustus 2025 - 16:17:00 WIB
Nah! Rusia Ngaku Tak Terikat Kesepakatan Senjata Nuklir dengan Amerika Lagi
Rusia merasa tidak lagi terikat dengan kesepakatan pengerahan senjata nuklir jarak menengah INF dengan AS (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

Typhon merupakan peluncur berbasis darat yang mampu menembakkan rudal jelajah Tomahawk (jangkauan hingga 1.800 km) dan rudal serbaguna SM-6 (jangkauan hingga 500 km).

Kemlu Rusia juga memantau Angkatan Darat (AD) Australia yang menguji Rudal Serang Presisi (PrSM) untuk pertama kali pada Juli. 

PrSM memiliki jangkauan maksimum lebih dari 500 km dan berperan penting dalam memperkuat kemampuan serangan darat dan laut Australia.

"Keputusan mengenai parameter spesifik dari respons yang diberikan akan dibuat oleh pimpinan Rusia berdasarkan analisis antarlembaga mengenai skala pengerahan rudal jarak menengah dan jarak pendek berbasis darat AS dan negara Barat lainnya, serta perkembangan situasi secara keseluruhan di bidang keamanan internasional dan stabilitas strategis," demikian isi pernyataan.

Kesepakatan INF, melarang pengunaan rudal darat dengan jangkauan 500–5.500 km, sebenarnya telah batal pada 2019 begitu AS menarik diri. AS saat itu, di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump, menuduh Rusia melanggar kesepakatan. Namun Rusia membantah tuduhan tersebut, bahkan berbalik menuding AS yang mengembangkan rudal terlarang. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut