MuslimPro Respons Laporan Jual Data Pribadi 100 Juta Muslim ke Militer AS

Arif Budiwinarto
Aplikasi MuslimPro dilaporkan telah menjual data pribadi lebih dari 100 juta pengguna Muslim. (foto: ist)

Menggunakan software analisis jaringan, Motherboard mengungkap data titik akhir aplikasi X-Mode, termasuk aplikasi kencan Muslim Mingle yang telah diundah lebih dari 100.000 kali.

Penjelasan MuslimPro

Militer AS mengonfirmasi laporan Motherboard, dengan mengatakan bahwa mereka menggunakan data tersebut untuk mendukung persyaratan misi Pasukan Operasi Khusus di luar negeri.

Laporan Motherboard dibantah MuslimPro tanpa menjelaskan lebih rinci, mereka menegaskan akan berupaya menangani kebocoran data tersebut.

"Laporan media beredar bahwa MulimPro telah menjual data pribadi penggunanya ke militer AS. Ini adalah salah dan tidak benar," lanjut isi pernyataan resmi.

"Ini merupakan masalah yang kami tangani dengan sangat serius," lanjut isi pernyataan.

Pascamunculnya laporan tersebut banyak pengguna aplikasi MuslimPro yang menuliskan laporan negatif serta menghapus aplikasi dari ponsel mereka.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Naik usai AS Serang Iran, Pasokan Makin Ketat

57 tahun lalu

AS Kembali Serang Iran, Peluncur Rudal hingga Kapal Pemasang Ranjau Jadi Target

57 tahun lalu

Blak-blakan, Menhan Beberkan Asal Muasal AS Ajukan Izin Terbang di Indonesia

57 tahun lalu

Jet-Jet Tempur AS Mulai Rontok Lawan Iran, F-15E Keok di Kuwait

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal