Maskapai Bertumbangan Imbas Perang Timteng, Giliran Vietnam dan Myanmar Pangkas Penerbangan

Anton Suhartono
Krisis bahan bakar mesin jet akibat perang Timur Tengah berdampak pada penerbangan di Vietnam dan Myanmar (Foto: Vietnam Airlines)

Vietnam baru-baru ini meminta bantuan bahan bakar dari beberapa negara, seperti Qatar, Kuwait, Aljazair, dan Jepang. Pada Senin lalu Vietnam meneken kesepakatan dengan Rusia tentang produksi minyak dan gas di kedua negara.

Maskapai penerbangan Myanmar juga mengumumkan akan membatalkan beberapa penerbangan domestik karena kondisi yang tidak bisa dihindari.

Filipina lebih parah, menghentikan operasional pesawat karena kekurangan bahan bakar jet disebabkan perang AS-Israel dengan Iran.

Presiden Ferdinand Marcos Jr menyebutkan, pengandagan pesawat merupakan kemungkinan yang nyata.

Beberapa negara memberi tahu maskapai Filipina bahwa mereka tidak bisa memenuhi permintaan bahan bakar. Kondisi itu memaksa maskapai mengisi bahan bakar pesawat berlebih guna memastikan perjalanan pergi dan pulang.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
4 jam lalu

Israel Akan Caplok Lebanon Selatan

Internasional
5 jam lalu

Ditarik dari Medan Perang Iran, Kapal Induk AS USS Gerald R Ford Ternyata Banyak Masalah

Internasional
5 jam lalu

Trump Sembunyikan Sosok Calon Potensial Pemimpin Iran Berikutnya, Takut Dibunuh

Internasional
7 jam lalu

Trump Beri Sinyal Akan Gulingkan Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal