Trump Tunda Serangan ke Fasilitas Energi Iran selama 5 Hari

Tim iNews.id
Donald Trump menunda serangan ke pembangkit listrik dan infrastruktur energi Iran selama lima hari. (Foto: ist)

JAKARTA, iNews.id - Presiden Donald Trump memerintahkan penundaan serangan ke pembangkit listrik dan infrastruktur energi Iran selama lima hari. Hal itu disampaikan pada Senin (23/3/2026) usai pembicaraan dengan Teheran.

“Saya dengan senang hati melaporkan bahwa Amerika Serikat dan Iran, dalam dua hari terakhir, telah melakukan pembicaraan yang sangat baik dan produktif terkait penyelesaian penuh atas permusuhan kita di Timur Tengah,” tulis Trump dalam huruf kapital di platform Truth Social miliknya dikutip dari Aljazeera.

“Saya telah menginstruksikan Departemen Pertahanan untuk menunda seluruh serangan militer terhadap pembangkit listrik dan infrastruktur energi Iran selama lima hari, bergantung pada keberhasilan pertemuan dan diskusi yang sedang berlangsung," sambungnya.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Iran dalam pernyataan yang dimuat kantor berita menyebut keputusan Trump dilakukan untuk menurunkan harga minyak dunia, sekaligus memberi waktu bagi rencana militernya.

Pernyataan tersebut juga menyebut adanya inisiatif dari negara-negara kawasan untuk meredakan ketegangan, namun menegaskan bahwa kekhawatiran itu seharusnya diarahkan kepada Washington sebagai pihak yang memulai konflik.

Teheran juga membantah adanya dialog dengan Amerika Serikat. Iran sebelumnya menyatakan akan menutup sepenuhnya Selat Hormuz sebagai bentuk balasan. Teheran juga mengancam akan menyerang fasilitas energi di Israel dan negara-negara Teluk.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran: MoU Perdamaian Sama Saja Deklarasi Kekalahan Perang AS

57 tahun lalu

AS Tak Akan Usik Program Rudal Balistik Iran dalam Perundingan

57 tahun lalu

Trump Murka Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Perintahkan Penyelidikan

57 tahun lalu

50 Senator AS Dukung Resolusi Anti-Perang Iran, Trump Kehilangan Dukungan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal