Maskapai Bertumbangan Imbas Perang Timteng, Giliran Vietnam dan Myanmar Pangkas Penerbangan

Anton Suhartono
Krisis bahan bakar mesin jet akibat perang Timur Tengah berdampak pada penerbangan di Vietnam dan Myanmar (Foto: Vietnam Airlines)

HANOI, iNews.id - Krisis bahan bakar mesin jet akibat perang Timur Tengah juga berdampak pada bisnis penerbangan di Vietnam dan Myanmar. Sebelumnya Filipina akan mengandangkan pesawat-pesawat yang melayani penerbangan domestik.

Maskapai penerbangan nasional Vietnam terpaksa menghentikan sementara puluhan penerbangan domestik setiap pekan mulai April karena keterbatasan pasokan bahan bakar. Harga bahan bakar jet terus melonjak sejak awal Maret, menyusul perang AS-Israel melawan Iran.

Konflik yang meluas ke negara-negara Teluk itu menyebabkan harga minyak melonjak drastis serta memicu kekhawatiran akan kekurangan pasokan bahan bakar.

Vietnam Airlines berencana menghentikan sementara operasi di beberapa rute mulai 1 April,” bunyi pernyataan maskapai tersebut, seperti dikutip dari Bloomberg, Rabu (25/3/2026).

Maskapai menghentikan total 23 penerbangan setiap pekan. Disebutkan, keterbatasan pasokan bahan bakar jet A-1 karena konflik di Timur Tengah berdampak pada domestik yang mendorong pemangkasan perjalanan. Namun Vietnam Airlines tetap mempertahankan penerbangan domestik utama serta internasional.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump Klaim AS-Iran Sepakat Damai, Begini Respons Teheran

57 tahun lalu

Iran Bantah Klaim AS Sistem Pertahanannya Hancur: Jangan Percaya Musuh!

57 tahun lalu

AS Ancam Serang Infrastruktur Iran, Presiden Pezeshkian: Mereka Putus Asa!

57 tahun lalu

Trump Ungkap Heli Tempur Apache AS Ditembak Jatuh Iran Pakai Drone

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal