Komik Charlie Hebdo Ejek Tragedi Gempa Turki-Suriah Picu Kemarahan Publik: Ini Bukan Humor!

Maria Christina Malau
Gempa bumi Turki dan Suriah menyebabkan banyak korban jiwa dan kerusakan bangunan serta infrastruktur. (Foto: Reuters)

Bukan yang Pertama

Charlie Hebdo bukan kali ini memicu kemarahan, khususnya terkait Turki. Pada Selasa 27 Oktober 2020 lalu, majalah satire Prancis itu mempublikasikan kartun Presiden Recep Tayyip Erdogan. Pemerintah Turki pun geram dan menegaskan tidak akan tinggal diam melihat pelecehan budaya seperti itu.

Kartun yang diterbitkan Charlie Hebdo pada Selasa (27/10/2020) malam waktu setempat itu dinilai merendahkan. Orang nomor satu Turki saat itu digambarkan hanya mengenakan kaus dan celana dalam, memegang bir serta membuka rok perempuan berhijab.

"Ooh, nabi!" tulis Charlie Hebdo dalam gambar itu disertai pernyataan "Erdogan: secara pribadi, dia sangat lucu."

Ini merupakan bentuk intervensi Charlie Hebdo dalam perseteruan Erdogan dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron dan para pemimpin Eropa lainnya pascapembunuhan seorang guru di pinggiran Prancis setelah membahas kartun Nabi Muhammad.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
Nasional
23 hari lalu

Baharkam Polri Gelar Festival Komik Polisi Penolong, Tampung Kritik-Aspirasi Masyarakat

Nasional
24 hari lalu

Baja Nirkarat RI Bebas Bea Masuk Anti-Dumping Turki, Peluang Ekspor Terbuka Lebar

Belanja
28 hari lalu

Cetak Rekor! Komik Superman Langka Terjual Rp215 Miliar

Nasional
1 bulan lalu

Menlu Sugiono bakal Terbang ke Turki Temui Erdogan, Bahas Palestina?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal