Trump dan Negara Eropa Kutuk Rencana Israel Caplok Tepi Barat
WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump komitmen menentang pencaplokan Tepi Barat oleh Israel. Kabar mengenai aneksasi Tepi Barat mengemuka setelah pada Minggu (8/2/2026), Kabinet Keamanan mendesak penghapusan undang-undang (UU) yang melarang pemukim Yahudi membeli tanah warga.
Seorang sumber pejabat Gedung Putih mengatakan situasi Tepi Barat yang stabil justru menjaga keamanan Israel.
"Ini sejalan dengan tujuan pemerintahan ini (Israel) untuk mencapai perdamaian di kawasan,” kata pejabat tersebut, kepada Reuters, dikutip Selasa (10/2/2026).
Pernyataan itu disampaikan sang pejabat seiring meningkatnya kritik global terhadap rencana Israel tersebut. Penolakan tak hanya datang dari delapan negara Muslim seperti Mesir, Yordania, Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab, Turki, Pakistan, dan Indonesia, tapi juga negara Eropa termasuk Inggris, Jerman, dan Spanyol.
“Keputusan dan tindakan ilegal Israel bertujuan untuk memaksakan kedaulatan Israel yang melanggar hukum (terhadap wilayah Palestina)," demikian isi pernyataan bersama 8 negara Muslim, seperti dikutip dari Al Jazeera.