Kenapa Amerika Selalu Ikut Campur Urusan Negara Lain? Ini Penjelasan Para Pakar

Anton Suhartono
Cut Mutia Fahira
Mengapa Amerika selalu ikut campur urusan negara lain, salah satunya terkait alasan ekonomi (Foto: AP)

Perang-perang tersebut, yang sebagian besar mengatasnamakan demokrasi, kebebasan, dan hak asasi manusia (HAM), justru merupakan campur tangan dalam urusan dalam negeri negara lain, yang mengakibatkan kematian dan kehancuran di Timur Tengah, Amerika Latin, dan Eropa Timur.

Pasukan NATO yang dipimpin AS melancarkan serangan udara terus-menerus selama 78 hari terhadap Yugoslavia. Hasilnya lebih dari 8.000 warga sipil tewas atau terluka dan hampir 1 juta orang mengungsi.

Perang yang dilancarkan AS di Afghanistan menewaskan sekitar 50.000 warga sipil Afghanistan dari tahun 2001 hingga pertengahan April 2020 dan menyebabkan sekitar 11 juta orang menjadi pengungsi. Selain itu pertumpahan darah selama bertahun-tahun telah menewaskan lebih dari 200.000 warga sipil Irak dan menyeret Libya ke dalam kekacauan lebih besar.

Mantan Presiden AS Jimmy Carter pada 2019 mengatakan, AS adalah negara yang paling suka berperang dalam sejarah dunia. Dia juga mengatakan negaranya hanya menikmati 16 tahun perdamaian dalam 242 tahun sejarahnya.

Lantas kenapa Amerika selalu ikut campur urusan negara lain?

Dalam Journal of Conflict Resolution berjudul 'Introducing the Military Intervention Project: A New Dataset on US Military Interventions, 1776–2019' dijelaskan, tujuan umum AS ikut campur atau mengintervensi negara lain bisa dimaknai negatif hingga positif, yaitu:

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS Mulai Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, Imbas Ketegangan dengan NATO soal Iran

57 tahun lalu

Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran

57 tahun lalu

Menkum Supratman Paparkan Capaian Posbankum Desa di Forum Hukum Internasional Rusia

57 tahun lalu

Iran Peringatkan Kapal-Kapal: Selat Hormuz Masih Berbahaya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal