Israel Ingin Isolasi Betlehem, Usir Warga Kristen Palestina dan Rebut Tanahnya

Anton Suhartono
Israel Bezalel Smotrich mengumumkan rencana untuk membangun permukiman baru untuk Yahudi di Betlehem, menggusur tanah warga Kristen Palestina (Foto: AP)

Ketika keluarga itu melawan upaya Israel untuk merebut tanah, tentara Zionis justru mengusir mereka.

Alis Kisiyye, ahli waris tanah di Lembah Al Mahrur, mengatakan meski Pengadilan Pusat di Yerusalem memutuskan tanah tersebut milik keluarganya, warga Israel, dengan dukungan Smotrich, mengirim tentara untuk mengusir mereka.

“Kami adalah keluarga biasa, dan kami membuktikan di pengadilan bahwa kami memiliki tanah ini melalui kekuatan iman, tetapi mereka mencoba menggusur orang-orang melalui kekerasan dan perampas tanah. Namun, kami bertekad untuk melindungi tanah kami,” katanya.

Al Mahrur merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO yang juga kebun anggur yang subur. Kisiyye menyerukan kepada para pemilik tanah yang terancam dirampas untuk bersatu melawan aktivitas pemukiman penjajah tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hamas Bubarkan Pemerintahan Gaza di Tengah Proses Gencatan Senjata dengan Israel

57 tahun lalu

Ari Lasso Suarakan Kemerdekaan Palestina di Panggung Prambanan Jazz 2026

57 tahun lalu

Viral Ari Lasso Unggah Bendera Palestina usai Dikabarkan Mau Nikah di Israel

57 tahun lalu

Menteri Radikal Israel Itamar Ben Gvir Batal Ikuti Pertemuan di Markas PBB New York, Takut Ditangkap?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal