Hashim: Terus Terang Banyak Program Pemerintah Tujuannya Mulia, Implementasi Kurang Baik
JAKARTA, iNews.id - Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim Hashim Djojohadikusumo mengungkap tidak semua program pemerintah dapat berjalan sesuai harapan. Menurutnya, tantangan terbesar sering kali berada pada tahap implementasi.
Hal itu diungkapkan Hashim saat peluncuran Persetujuan Menteri Kehutanan tentang penerbitan unit karbon melalui skema Non-Sertifikat Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca (Non SPE-GRK), di Kemenhut, Jakarta Senin (6/7/2026).
“Terus terang saja banyak program-program pemerintah Prabowo Gibran, tujuannya mulia, bagus sekali tujuannya, tapi kita harus akui beberapa program terhalangi dengan implementasi. Kerja nyata bagus, tujuan mulia, tapi implementasinya kurang baik,” kata Hashim.
Kendati demikian, adik Presiden Prabowo Subianto itu menilai program perdagangan karbon kehutanan justru menjadi program yang cepat dan sempurna. Dia menjelaskan keberhasilan tersebut lahir dari kolaborasi berbagai kementerian, lembaga dan pemangku kepentingan yang bekerja dalam satu ekosistem.
“Program ini yang paling cepat dan saya bisa katakan program ini yang sempurna, tidak ada cacat. Luar biasa,” ujar dia.