Pernyataan itu disampaikan MBS sebelum perang Israel-Hamas pada 7 Oktober. Bahkan kedekatan hubungan Saudi dan Israel itu disebut-sebut sebagai salah satu pemicu para pejuang Hamas melakukan serangan lintas-batas ke wilayah Israel. Tujuannya untuk menggagalkan normalisasi hubungan Saudi-Israel.
Bukan hanya itu, dukungan kuat Iran terhadap Palestina ditunjukkan dengan serangan yang dilakukan kelompok-kelompok proksinya di kawasan. Sebut saja kelompok Hizbulah Lebanon yang menyerang Israel dengan drone-drone dan rudalnya. Bahkan perang Israel dan Hizbullah kali ini melebihi perang pada 2006.
Selain itu kelompok Houthi Yaman juga melancarkan serangan jarak jauh ke wilayah Israel di masa awal konflik Israel-Hamas tahun lalu. Namun saat ini kelompok Houthi mengalihkan fokusnya dengan menyerang kapal-kapal dagang Israel atau yang terkait dengan negara Yahudi itu di Laut Merah dan sekitarnya.
Serangan Houthi terhadap kapal dagang Israel tersebut mendapat respons dari negara sekutu, seperti AS dan Inggris serta beberapa negara lain, yang mengerahkan armada tempurnya ke kawasan. Namun sampai saat ini serangan-serangan tersebut masih terjadi.
Houthi menegaskan akan menghentikan serangan jika Israel juga menghentikan gempuran terhadap Gaza.