“Sumber resmi Iran menyebut kondisi penerbangan yang buruk sebagai kekhawatiran penyebab, khususnya kabut. Setiap negara, tidak peduli siapa mereka, mempunyai tanggung jawab, tanggung jawab masing-masing, untuk memastikan keselamatan dan keandalan peralatan, bahwa termasuk penerbangan sipil,” ujarnya.
Dia justru menyalahkan Iran dengan berusaha melempar penyebab masalah ini kepada AS.
"Tidak mengherankan, menyedihkan, namun tidak mengejutkan bahwa rezim Iran sekali lagi akan menemukan cara untuk mencoba menyalahkan Amerika Serikat atas masalah yang mereka buat sendiri," tuturnya.
Namun Presiden Putin, dalam konferensi pers bersama mitranya dari Belarusia, Alexander Lukashenko, pada Jumat (24/5/2024), mengindikasikan ada kemungkinan faktor perawatan memengaruhi kecelakaan. Pasalnya dua heli lain yang digunakan para pejabat Iran di jalur yang sama dengan Raisi tak mengalami masalah apa pun. Kedua heli itu diketahui buatan Rusia, sementara heli yang dinaiki Raisi jatuh.
Kepanikan AS dan Embargo Suku Cadang
Amerika Serikat sempat panik begitu mendengar kabar helikopter yang membawa Raisi hilang pada 19 Mei hingga ditemukan keesokan harinya.