"Apakah Selat itu terbuka atau tertutup dan peraturan yang mengaturnya, akan ditentukan oleh situasi di lapangan, bukan media sosial," kata Ghalibaf.
Sementara itu seorang sumber pejabat senior Iran mengatakan kepada Reuters, ada dua perbedaan utama antara Iran dan AS dalam mencapai kesepakatan damai, salah satunya nuklir.
Hal lain yang menjadi ganjalan adalah Selat Hormuz. Pejabat tersebut mengatakan, menjaga selat tetap terbuka akan bergantung pada kepatuhan AS terhadap perjanjian gencatan senjata.
Dia menambahkan, Iran terbuka untuk perundingan putran kedua dengan AS dimediasi oleh Pakistan.
Selain itu Iran juga siap dengan opsi memperpanjang gencatan senjata 2 minggu yang akan berakhir pekan depan, guna memungkinkan lebih negosiasi lebih banyak tentang sanksi dan kompensasi terkait perang.