Iran Beri Syarat Selat Hormuz Bisa Dibuka Terus, Apa Itu?

Anton Suhartono
Iran menegaskan Selat Hormuz dibuka bukan karena tekanan Amerika Serikat (Foto: AP)

TEHERAN, iNews.id - Iran menegaskan Selat Hormuz dibuka bukan karena tekanan Amerika Serikat (AS), melainkan hasil gencatan senjata, baik di negaranya maupun Lebanon.

Sebelumnya Presiden AS Donald Trump mengatakan Selat Hormuz telah dibuka sepenuhnya, seolah permasalahan dengan Iran telah selesai.

Ketua parlemen Iran Mohammad Bahger Ghalibaf menegaskan, Selat Hormuz akan ditutup kembali jika gencatan senjata berakhir dan tak ada kemajuan dalam kesepakatan damai.

Dia juga menyoroti pemblokaden AS atas kapal-kapal yang masuk dan keluar dari pelabuhan Iran. Tindakan itu, kata Ghalibaf, hanya akan memperburuk keadaan. Trump sebelumnya mengatakan, pemblokadean terhadap pelabuhan Iran tetap berlaku sampai kesepakatan damai dengan AS dicapai.

Jika blokade atas pelabuhan Iran berlanjut, kata dia, Selat Hormuz tidak akan terus dibuka. Jalur perairan penting bagi lalu lintas energi dunia itu dibuka hanya atas persetujuan dan izin dari otoritas Iran.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

DPR AS Sahkan Resolusi Batasi Wewenang Trump dalam Perang Iran

57 tahun lalu

Kuwait Tegaskan Tak Izinkan Negara Mana pun Gunakan Wilayahnya Serang Iran

57 tahun lalu

Trump: Pemimpin Iran Mojtaba Terlibat Langsung dalam Perundingan Damai dengan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal