Harga Minyak Naik, Rupiah Melemah, Barel Sulit Dicari: Bagaimana Strategi Indonesia Seharusnya?

Achmad Nur Hidayat
(Foto: AP)

Dalam krisis energi, harga adalah gejala, sedangkan availability atau ketersediaan adalah penyakitnya. Bila minyak mahal, pemerintah masih bisa menyesuaikan diri melalui subsidi, efisiensi, pengalihan anggaran, atau penyesuaian harga bertahap.  Namun bila minyak tidak tersedia, persoalannya berubah menjadi gangguan produksi, distribusi, transportasi, pangan, inflasi, dan stabilitas sosial. Harga tinggi menyakitkan, tetapi kelangkaan melumpuhkan.

Analogi paling mudah adalah tiket pesawat saat musim mudik. Di aplikasi, harga dan jadwal bisa terlihat jelas. Tetapi bila kursinya habis, angka harga tidak lagi banyak berarti. Kita tidak bisa mengangkut orang dengan harga yang terpampang di layar. Kita membutuhkan kursi nyata di pesawat nyata. 

Begitu pula minyak. Brent bisa terlihat 108 dolar AS per barel di pasar finansial, tetapi bila kilang dan pembeli harus berebut kargo fisik yang bisa segera dikirim, maka angka di layar belum tentu mencerminkan tekanan yang sesungguhnya.

Itulah mengapa peringatan Amos Hochstein, mantan penasihat Joe Biden saat diwawancarai Bloomberg, penting dibaca bukan sebagai ramalan harga semata, melainkan sebagai alarm ketersediaan. 

Bloomberg melaporkan bahwa pasar minyak fisik mengalami perebutan kargo yang bisa segera dikirim karena trader dan kilang mencari pasokan nyata. Ini artinya, pasar fisik lebih ketat daripada yang terlihat di pasar futures. Bahkan ketika harga turun karena harapan diplomasi AS dan Iran, risiko pasokan belum sepenuhnya hilang karena gangguan jalur, biaya pengiriman, dan ketidakpastian kawasan Timur Tengah masih membayangi.  

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

Harga Minyak Mentah Melonjak usai Trump Tolak Proposal Damai Iran

Internasional
5 jam lalu

Iran Respons Proposal AS untuk Akhiri Perang, Begini Tanggapan Trump

Nasional
21 jam lalu

Momen Purbaya Olahraga saat CFD, Sebut Ekonomi RI Masih Aman

Nasional
1 hari lalu

Prabowo: Indonesia Sangat Dihormati Dunia karena Sudah Swasembada Pangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal