Harga Minyak Dunia Naik, Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz Belum Pulih

Aditya Pratama
Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz masih jauh lebih rendah dibandingkan sebelum perang AS-Israel melawan Iran pecah. (Foto: AP)

Meski sejumlah kapal telah kembali melintas, lalu lintas di Selat Hormuz masih jauh lebih rendah dibandingkan sebelum perang, ketika jalur tersebut biasanya dilalui sekitar 120 hingga 130 kapal setiap hari.

Diperkirakan lebih dari 500 kapal masih menunggu untuk keluar dari kawasan Teluk melalui selat tersebut. Dalam kondisi normal, Selat Hormuz menjadi jalur bagi sekitar seperlima pasokan minyak dunia.

Walaupun Iran dan AS telah berkomitmen untuk membuka kembali jalur pelayaran itu, para operator kapal masih meragukan tingkat keamanan bagi kapal dan awak mereka setelah hampir empat bulan menghadapi ancaman dan serangan.

Menurut Organisasi Maritim Internasional (IMO), sedikitnya 46 serangan terhadap kapal telah terjadi di sekitar jalur tersebut sejak konflik dimulai pada akhir Februari, yang menyebabkan 14 pelaut tewas.

Selain itu, Selat Hormuz diyakini masih mengandung sejumlah ranjau laut milik Iran dalam jumlah yang belum diketahui. Kondisi ini membuat operasi penyisiran ranjau diperlukan dan prosesnya diperkirakan dapat memakan waktu beberapa pekan.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Selat Hormuz Dibuka! Harga Minyak Dunia Anjlok, Akankah Pertamax Ikut Turun?

57 tahun lalu

ESDM Bicara Peluang Harga BBM Nonsubsidi Turun, Pastikan Ikuti Tren Minyak Dunia

57 tahun lalu

Golkar Dorong Pemerintah Perkuat Fiskal usai Harga Minyak Dunia Turun: Jangan Disia-siakan

57 tahun lalu

DPR Dorong Pemerintah Evaluasi Harga BBM Nonsubsidi usai Minyak Dunia Anjlok

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal