Harga Minyak Dunia Naik, Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz Belum Pulih

Aditya Pratama
Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz masih jauh lebih rendah dibandingkan sebelum perang AS-Israel melawan Iran pecah. (Foto: AP)

Hal ini terjadi setelah Israel melancarkan serangkaian serangan ke Lebanon yang menewaskan 16 orang dan mengancam keberlangsungan perjanjian gencatan senjata antara AS dan Iran.

Bentrokan antara pasukan Israel dan kelompok Hizbullah di wilayah selatan Israel pada Jumat juga menewaskan empat tentara Israel, menurut laporan media setempat.

Pertemuan yang sebelumnya dijadwalkan antara pejabat AS dan Iran di Swiss dilaporkan dibatalkan akibat serangan tersebut. Meski demikian, Selat Hormuz masih tampak terbuka untuk aktivitas pelayaran.

Tiga kapal tanker super pengangkut minyak berbendera Arab Saudi yang membawa sekitar 6 juta barel minyak mentah keluar dari Selat Hormuz pada Kamis. Menurut data Kpler, kapal-kapal tersebut mulai menyiarkan lokasi mereka setelah berminggu-minggu berada di Teluk dengan transponder dalam keadaan mati.

Sementara, kapal tanker minyak Tong Lin Wan berbendera Hong Kong serta kapal tanker gas alam cair (LNG) berbendera Prancis Mraikh juga tercatat melintasi jalur perairan tersebut pada hari yang sama. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Selat Hormuz Dibuka! Harga Minyak Dunia Anjlok, Akankah Pertamax Ikut Turun?

57 tahun lalu

ESDM Bicara Peluang Harga BBM Nonsubsidi Turun, Pastikan Ikuti Tren Minyak Dunia

57 tahun lalu

Golkar Dorong Pemerintah Perkuat Fiskal usai Harga Minyak Dunia Turun: Jangan Disia-siakan

57 tahun lalu

DPR Dorong Pemerintah Evaluasi Harga BBM Nonsubsidi usai Minyak Dunia Anjlok

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal