Harga Minyak Dunia Naik, Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz Belum Pulih
Hal ini terjadi setelah Israel melancarkan serangkaian serangan ke Lebanon yang menewaskan 16 orang dan mengancam keberlangsungan perjanjian gencatan senjata antara AS dan Iran.
Bentrokan antara pasukan Israel dan kelompok Hizbullah di wilayah selatan Israel pada Jumat juga menewaskan empat tentara Israel, menurut laporan media setempat.
Pertemuan yang sebelumnya dijadwalkan antara pejabat AS dan Iran di Swiss dilaporkan dibatalkan akibat serangan tersebut. Meski demikian, Selat Hormuz masih tampak terbuka untuk aktivitas pelayaran.
Tiga kapal tanker super pengangkut minyak berbendera Arab Saudi yang membawa sekitar 6 juta barel minyak mentah keluar dari Selat Hormuz pada Kamis. Menurut data Kpler, kapal-kapal tersebut mulai menyiarkan lokasi mereka setelah berminggu-minggu berada di Teluk dengan transponder dalam keadaan mati.
Sementara, kapal tanker minyak Tong Lin Wan berbendera Hong Kong serta kapal tanker gas alam cair (LNG) berbendera Prancis Mraikh juga tercatat melintasi jalur perairan tersebut pada hari yang sama.