Meski demikian seorang sumber diplomat yang mengetahui perundingan tersebut mengatakan kepada AFP, delegasi Iran tidak mundur dari proses negosiasi, meskipun melakukan WO.
“Delegasi Iran tetap terlibat dalam perundingan dan belum mengindikasikan kepada para mediator niatan untuk pergi,” kata diplomat tersebut.
Trump sebelumnya mengancam akan kembali menyerang Iran lebih keras jika negara itu tidak menghentikan proksinya di Lebanon, merujuk pada kelompok Hizbullah, yang dianggap kerap membuat masalah.
“Mereka sebaiknya berhati-hati dengan pernyataan tersebut; Angkatan bersenjata kami siap merespons dengan cara berbeda. Apa pun yang mereka sampaikan, kami yang bertindak,” kata kepala juru runding yang juga ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf.
Namun beberapa jam kemudian, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Iran Esmail Baghaei mengumumkan ada kemajuan yang dicapai dalam pembicaraan dengan AS di Swiss.
"Kemajuan yang baik telah dicapai selama pembicaraan empat pihak di Swiss," kata Baghaei, seperti dikutip dari stasiun televisi Press TV.