TEHERAN, iNews.id - Delegasi Iran sempat melakukan aksi walk out (WO) dari lokasi negosiasi damai dengan Amerika Serikat (AS) di Swiss. Aksi WO tersebut dilakukan setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan menyerang Iran kembali terkait protes atas dukungan negara tersebut terhadap kelompok Hizbullah.
Negosiasi lanjutan AS-Iran, berlangsung selama 60 hari, bertujuan untuk menyelesaikan isu-isu lebih luas, seperti program nuklir.
Namun negosiasi itu dibayangi serangan Israel ke Lebanon yang juga bagian dari poin nota kesepahaman (MoU) perjanjian damai yang diteken Presiden AS Donald Trump dan mitranya dari Iran, Masoud Pezeshkian pada 17 Juni lalu.
“Delegasi Republik Islam Iran, setelah bertemu dengan delegasi Qatar sebagai salah satu mediator, meninggalkan gedung tempat negosiasi diadakan,” demikian laporan kantor Iran, IRNA.
IRNA menjelaskan, saat perundingan berlangsung di Swiss, Trump menulis pesan di media sosial yang mengulangi ancaman terhadap Iran.