Dokter Militer Thailand Suntik Ratusan Pasukan Penjaga Perdamaian PBB dengan Vaksin Palsu

Anton Suhartono
Dokter militer Thailand menyuntik 273 pasukan penjaga perdamaian PBB di Sudan Selatan dengan vaksin palsu (Foto: Reuters)

Setelah kembali ke Thailand dia mangkir dari tugas, sehingga militer memecatnya serta mencabut izin medisnya.  Dia dilaporkan masih diburu. Orangtuanya mengatakan dokter itu belum pulang ke rumah.

Penipuan vaksin ini diungkap dalam laporan Transparansi International berjudul 'Tantangan Vaksin Covid-19 yang Tak Terucapkan, Distribusi dan Korupsi'. Disebutkan dokter militer itu bertugas di rumah sakit lapangan di Sudan Selatan sejak Desember 2019 hingga Desember 2020. 

Chalermpol menegaskan, insiden ini tidak akan memengaruhi kepercayaan PBB terhadap militer Thailand.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
9 jam lalu

Dunia Kedokteran Berduka, 5 Dokter Internship Meninggal Dunia hingga Juli 2026

10 jam lalu

Kemenkes Berduka Dokter Internship Muhammad Zulfikar Drakel Meninggal Dunia

2 hari lalu

Prabowo Bangga Rumah Pendidikan Raih Juara PBB: Digitalisasi Kita Diakui Dunia

4 hari lalu

Padel Makin Digemari, Dokter Ungkap Risiko Cedera yang Mengintai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal