Aksi Tentara Minum Darah Kobra dalam Latihan Perang di Thailand Dikecam Aktivis Satwa

Anton Suhartono
Aktivis hak-hak satwa mendesak latihan perang dengan memakan satwa liar dihentikan untuk menghindari pandemi di masa mendatang (Foto: EPA)

LONDON, iNews.id - Latihan militer di Thailand yang menunjukkan para tentara memimum darah ular kobra serta memakan tokek serta hewan lainnya dikecam aktivis hak satwa. Alasannya, aksi mereka bisa memicu pandemi berikutnya.

Para aktivis memperingatkan latihan bertahan hidup di hutan yang mengonsumsi hewan liar berisiko menyebarkan penyakit mirip dengan Covid-19 di masa depan.

Tentara dari beberapa negara ikut serta dalam latihan perangCobra Gold yang digelar rutin setiap tahun di Thailand. 

Organisasi pemerhati satwa PETA menyatakan, para tentara dilatih membunuh hewan dengan tangan kosong lalu memakannya tanpa melalui proses masak. Di antara hewan yang diminum darah serta dimakan dagingnya adalah ular kobra, tokek, kalajengking, dan tarantula.

Instruktur dari Marinir Kerajaan Thailand menunjukkan bagaimanan meminum darah ular dapat membantu mereka bertahan hidup jika tidak ada air serta bisa memberikan nutrisi penting.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Klaim Tembakkan Rudal dan Drone, Paksa Kapal Perang AS Mundur dari Teluk Oman

57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Trump Jagokan Wapres JD Vance-Menlu Rubio Maju Pilpres AS 2028: Mereka Tak Terkalahkan!

57 tahun lalu

DPR AS Sahkan Resolusi Batasi Wewenang Trump dalam Perang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal