WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membela keputusannya menerima hadiah pesawat Air Force One dari Qatar setelah menuai kritik. Trump menegaskan tidak ada yang salah dengan penerimaan hadiah tersebut karena biaya modifikasi pesawat jauh lebih murah dibandingkan membangun pesawat baru dengan spesifikasi serupa.
"Terus terang, kita tidak bisa membangun pesawat seperti ini karena kita tidak mau mengeluarkan uang sebanyak itu. Mereka (Qatar) mengeluarkan uang yang sangat banyak," kata Trump, seperti dikutip dari AFP, Kamis (2/7/2026).
Trump juga menepis anggapan bahwa menerima pesawat dari Qatar merupakan tindakan yang tidak pantas. Menurutnya, pesawat tersebut justru menjadi solusi sementara hingga Boeing menyelesaikan dua pesawat Air Force One baru yang dipesan Gedung Putih.
Pada Rabu (1/7/2026), Trump resmi menggunakan pesawat kepresidenan Air Force One baru hadiah dari Qatar. Pesawat Boeing 747-8 itu membawanya dari Pangkalan Udara Gabungan Andrews di luar Washington DC menuju North Dakota.
Trump mengaku sangat terkesan saat menjalani penerbangan perdana menggunakan pesawat tersebut. Dia bahkan menyampaikan terima kasih kepada Qatar atas hadiah jumbo jet supermewah itu.