Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Iran Ingatkan AS Patuhi Perjanjian Damai: Jika Ingin Perang, Kami Siap
Advertisement . Scroll to see content

Korban Tewas Gempa Venezuela Nyaris 2.300 Orang, AS Kirim 2.000 Tentara Bantu Cari Korban

Kamis, 02 Juli 2026 - 15:08:00 WIB
Korban Tewas Gempa Venezuela Nyaris 2.300 Orang, AS Kirim 2.000 Tentara Bantu Cari  Korban
Korban tewas gempa bumi Venezuela mencapai hampir 2.300 orang (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon) mengirim 2.000 personel tentara ke Venezuela untuk membantu pencarian korban gempa bumi. Diperkirakan lebih dari 50.000 orang hilang aklibat guncangan dua gempa dahsyat tersebut.

Dua gempa dahsyat yang memorak-porandakan Venezuela pada 24 Juni, M7,2 dan 7,5, telah menewaskan 2.295 orang hingga Rabu (1/7/2026). Selain itu lebih dari 11.200 orang luka dan sekitar 30.000 tinggal di penampungan sementara karena kehilangan tempat tinggal.

Komandan Komando Selatan AS (Southcom), Jenderal Francis Donovan, mengatakan Pentagon mengerahkan sekitar 2.000 personel yang terdiri atas angkatan darat, angkatan udara, dan angkatan laut.

"Saat ini, militer AS, Departemen Pertahanan, memiliki sekitar 2.000 anggota tim di wilayah darat, udara, dan laut di Venezuela. Mereka bekerja keras setiap hari untuk membantu upaya pencarian dan penyelamatan, upaya pemulihan, dan mengirimkan pasokan yang dibutuhkan," kata Donovan, dalam pernyataan yang dirilis Departemen Luar Negeri (Deplu) AS, dikutip Kamis (2/7/2026).

Dia juga menegaskan, militer AS akan terus membantu Venezuela sampai misi rampung, tanpa batas waktu.

Deplu AS pekan lalu mengumumkan partisipasi Pentagon dalam upaya bantuan korban gempa di Venezuela.

Sejauh ini sebanyak 6.461 korban berhasil diselamatkan dari reruntuhan bangunan.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut