Militer Israel menyatakan telah melakukan lebih dari 1.300 serangan udara ke Gaza. Sementara itu pejuang Palestina menembakkan lebih dari 800 roket ke Israel.
Perang ini menewaskan sekitar 1.900 orang dari pihak Palestina, sekitar 80 persen adalah warga sipil. Sementara Israel kehilangan 69 orang, yakni 64 tentara dan sisanya warga sipil.
Jumlah korban luka dari pihak Palestina menembus 10.000 orang sementara dari pihak Israel 420 orang.
Dari jumlah korban konflik Gaza 2014 merupakan perang Israel-Palestina paling mematikan sejak Intifada Kedua.
Pada 14 Juli Mesir mengumumkan inisiatif gencatan senjata dan diterima oleh Israel yang kemudian menghentikan serangan sementara keesokan harinya. Namun semua faksi perjuangan Palestina, termasuk Fatah di bawah kepemimpinan Presiden Mahmoud Abbas, tidak diberitahu soal inisiatif Mesir itu.