JAKARTA, iNews.id - Konflik Israel dan Palestina sudah berlangsung lama dan tak ada indikasi mereda sampai saat ini. Sejak Perang Arab-Israel 1967, pemerintahan Zionis terus mencaplok wilayah-wilayah Palestina yang diduduki, memicu keprihatinan internasional.
Perluasan permukiman Yahudi di Tepi Barat serta wilayah lain dilakukan secara sepihak oleh Israel serta jelas melawan kehendak internasional. Keputusan Israel itu hanya merusak upaya perdamaian yang diupayakan banyak pihak, termasuk Amerika Serikat (AS).
Sejak itu letupan-letupan masih sering terjadi. Selain di Tepi Barat, perlawanan dari faksi perjuangan Palestina di Jalur Gaza juga dilakukan terhadap militer Zionis.
Berikut deretan konflik dan perang antara Palestina dan Israel:
1. Gerakan Intifada I (1987-1993)
Masyarakat Palestina melakukan protes terhadap pendudukan Israel di wilayah Jalur Gaza dan Tepi Barat pada 1987 sampai 1993. Protes besar-besaran atau disebut dengan Gerakan Intifada I ini menyebabkan kerusuhan mematikan di periode tersebut.
Al Jazeera melaporkan, lebih dari 1.300 warga Palestina tewas, 120.000 lebih luka-luka, dan sekitar 600.000 orang harus mendekam di penjara.