Dengan itu, Gandhi berkeliling ke daerah-daerah yang dilanda kerusuhan khususnya di Bengal dan Bihar. Tak hanya itu, ia juga menegur orang fanatik, menghibur para korban, dam merehabilitasi para pengungsi dengan apa yang ia punya. Namun sayang, upanya justru disalahkan oleh pendukung dua belah pihak itu. Ia melakukan puasa rutin yang dimaksudkan agar doanya terwujud, yakni kerusuhan tersebut selesai, dan ia berhasil.
Kerusuhan di Kalkuta terhenti dan Januari 1948 ia melakukan gencatan senjata komunal yang membuat Delhi merasa malu atas tindakannya. Di penghujung Januari tanggal 30, ketika Gandhi sedang dalam perjalanan menuju pertemuan doa malam di Delhi, ia tertembak jatuh oleh Nathuram Godse, pemuda hindu fanatik, dan tewas di tempat.
Demikianlah biografi Mahatma Gandhi yang inspirasional dan mengundang antusias orang-orang dalam menyerukan suaranya. Kisahnya ini akan dikenang selamanya sebagai pejuang kemerdekaan India.