Awal Mula Maraknya Penangkapan Muslim di India terkait Tulisan "Saya Cinta Nabi Muhammad"

Anton Suhartono
Ungkapan sederhana “Saya Cinta Nabi Muhammad” kini menjadi kalimat yang menimbulkan ketegangan antar-agama di berbagai wilayah India (Foto: AP)

Pembongkaran rumah seperti ini bukan hal baru. Dalam beberapa tahun terakhir, ratusan rumah warga Muslim di India dirobohkan tanpa perintah pengadilan, sering kali dijadikan bentuk “hukuman” terhadap mereka yang dianggap mengganggu ketertiban umum.

Padahal, Mahkamah Agung India telah menegaskan bahwa pembongkaran tidak boleh digunakan sebagai sanksi pidana dan setiap tindakan harus didahului dengan pemberitahuan resmi. Namun, praktik di lapangan kerap mengabaikan putusan itu.

Konstitusi India sendiri menjamin kebebasan beragama dan berekspresi. Pasal 25 melindungi kebebasan setiap individu untuk menjalankan agamanya, sementara Pasal 19(1)(a) menjamin hak berbicara dan berpendapat. Namun, dua hak dasar itu kini tampak rapuh di tengah meningkatnya sentimen anti-Muslim di beberapa wilayah.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pakai Uang Pribadi, Raja Salman Undang 1.000 Muslim Seluruh Dunia Umrah termasuk Indonesia

57 tahun lalu

Gedung Pusat Animasi Terbakar Tewaskan 15 Orang, Sebagian Besar Pelajar

57 tahun lalu

Seskab Teddy Bertemu Dubes India, Bahas Rencana Kunjungan PM Narendra Modi

57 tahun lalu

Soal Ujian Bocor, India Blokir Telegram jelang Tes Masuk Kampus Kedokteran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal