AS Desak PBB Bahas Risiko 'Provokasi' Korea Utara

Nathania Riris Michico
Presiden AS Donald Trump saat bertemu pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. (FOTO: AFP / File)

WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) meminta Dewan Keamanan PBB menggelar pertemuan pekan ini guna membahas mengenai risiko 'provokasi' Korea Utara (Korut). Permintaan ini terjadi di tengah batas waktu yang makin dekat terkait tuntutan Korut agar AS mencari solusi soal denuklirisasi.

"Rapat akan membahas pembaruan komprehensif tentang perkembangan terkini di Semenanjung Korea, termasuk peluncuran rudal baru-baru ini dan kemungkinan provokasi DPRK yang meningkat," kata seorang juru bicara Departemen Luar Negeri AS, seperti dilaporkan AFP, Selasa (10/12/2019).

Sebelumnya, Dewan Keamanan PBB melakukan pertemuan secara tertutup pada pekan lalu. Pertemuan itu membahas 13 uji coba rudal yang dilakukan oleh Korut.

Pertemuan itu diusulkan negara-negara Eropa, yang mengutuk tindakan rezim komunis itu.

Namun permintaan diadakannya rapat baru ini menunjukkan kekhawatiran yang meningkat dari AS terhadap Korut. Korut menuntut agar AS mengusulkan tawaran baru pada 31 Desember untuk memulai negosiasi nuklir.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS Kendalikan Aset Iran Rp1.870 Triliun, Kalau Dicairkan Harus Dipakai Beli Pangan Produk Amerika

57 tahun lalu

Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Trump Sebut Konsumen Ditipu

57 tahun lalu

AS Tak Akan Usik Program Rudal Balistik Iran dalam Perundingan

57 tahun lalu

Trump Murka Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Perintahkan Penyelidikan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal