AS Akan Terus Gempur Iran meski Perundingan Damai Berlangsung

Anton Suhartono
Donald Trump mengatakan militernya tetap melanjutkan serangan ke Iran selama belum ada kesepakatan damai yang mengikat antara kedua negara (Foto: AP)

“Kita punya banyak waktu, tahukah Anda? Ini hanya satu hari dalam ‘waktu Trump'. Satu hari, tahukah Anda apa itu? Itu seperti keabadian,” ujarnya.

Dia juga akan mendengar pengarahan dari Wakil Presiden AS JD Vance, utusan AS untuk Timur Tengah Steve Witkoff, dan penasihat yang juga menantu Trump Jared.Kushner. Ketiganya akan menjadi delegasi AS dalam perundingan dengan Iran yang akan ditengahi Pakistan pada akhir pekan nanti.

“Saya belum tahu. Witkoff dan JD serta Jared akan memberi tahu saya, apakah mereka kira itu (perundingan) berjalan lancar atau tidak,” kata Trump.

Trump pada Sabtu pekan lalu memberi waktu 48 jam kepada Iran untuk membuka Selat Hormuz. Namun beberapa jam sebelum batas waktu jatuh pada Senin malam, Trump menunda keputusannya itu selama 5 hari lagi. Alasannya, saat itu Trump menilai ada perkembangan penting dalam negosiasi dengan Iran dalam mengakhiri konflik.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump: Komunisme, Ancaman Terbesar bagi AS

57 tahun lalu

Serangan Pembalasan Iran ke Pangkalan Militer AS Makan Korban, 1 Warga Qatar Tewas

57 tahun lalu

Duh, AS-Iran Saling Serang Lagi Gara-Gara Salah Menafsirkan MoU Perjanjian Damai

57 tahun lalu

AS dan Iran Sepakat Hentikan Serangan, Berunding di Qatar 30 Juni

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal