WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sengaja menyembunyikan identitas sosok yang tengah diajak berunding dan berpotensi menjadi pemimpin Iran berikutnya. Trump bahkan terang-terangan menyebut alasannya, takut orang tersebut dibunuh.
Pernyataan itu disampaikan Trump saat membahas masa depan Iran dan kemungkinan pergantian rezim. Dia mengungkapkan sedang berkomunikasi dengan sejumlah tokoh penting di Iran, namun bukan dengan pemimpin tertinggi saat ini, Mojtaba Khamenei. Identitas mereka dirahasiakan demi keselamatan.
“Saya tidak ingin dia dibunuh,” ujar Trump, menegaskan alasan utama mengapa sosok tersebut tidak diungkap ke publik.
Trump juga memberi sinyal kuat bahwa sosok yang dirahasiakan itu bukan orang sembarangan. Menurut dia, individu tersebut sangat dihormati oleh rakyat Iran dan memiliki peluang besar untuk menjadi pemimpin berikutnya jika terjadi perubahan kekuasaan.
Dalam pernyataan yang sama, Trump mengklaim AS tengah menjalin komunikasi intensif dengan pihak Iran terkait berbagai isu strategis, termasuk masa depan Selat Hormuz. Dia bahkan menyebut kemungkinan akan mengendalikan jalur vital tersebut bersama pemimpin Iran selanjutnya.