AS Akan Terus Gempur Iran meski Perundingan Damai Berlangsung

Anton Suhartono
Donald Trump mengatakan militernya tetap melanjutkan serangan ke Iran selama belum ada kesepakatan damai yang mengikat antara kedua negara (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) tetap melanjutkan operasi militer terhadap Iran meskipun kedua pihak tengah berupaya melakukan negosiasi damai. AS-Israel melancarkan serangan terhadap Iran sejak 28 Februari atau hampir sebulan lalu. Namun hingga kini belum ada tanda-tanda konflik mereda.

Presiden AS Donald Trump mengatakan, militernya tetap melanjutkan serangan ke Iran Kamis (26/3/2026) dan waktu selanjutnya selama belum ada kesepakatan yang mengikat.

"Sementara itu, terhadap Iran, kita akan terus melakukan apa yang telah kita lakukan," kata Trump, dalam rapat kabinet, merujuk pada operasi militer, dikutip dari Sputnik.

Sementara itu terkait tambahan batas waktu 5 hari kepada Iran untuk membuka sepenuhnya blokade Selar Hormuz, Trump mengaku tidak yakin apakah bisa memaksa Iran untuk memenuhi tuntutan tersebut atau tidak. Batas waktu 5 hari akan berakhir pada Jumat (27/3/2026) yang berarti, jika tidak dipenuhi Iran, militer AS akan menyerang pembangkit listrik serta fasilitas energi Iran lainnya.

Namun pada tenggat waktu kedua ini, Trump mengindikasikan masih banyak waktu, tidak ingin terburu-buru untuk menghantam Iran.

“Kita punya banyak waktu, tahukah Anda? Ini hanya satu hari dalam ‘waktu Trump'. Satu hari, tahukah Anda apa itu? Itu seperti keabadian,” ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
59 menit lalu

83% Serangan Rudal dan Drone Iran Justru Hantam Negara Teluk, Apa Motif Sebenarnya?

Buletin
9 jam lalu

Pesawat Militer AS Mobilisasi Pasukan Terjun Payung ke Timur Tengah, Sinyal Serangan Darat ke Iran Menguat

Internasional
12 jam lalu

Trump Tunda Lagi Serang Fasilitas Energi Iran: Mereka Minta 7, Saya Kasih 10 Hari

Internasional
12 jam lalu

AS Pertimbangkan Perlakukan Iran seperti Venezuela, Ambil Alih Pasokan Minyak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal