WASHINGTON, iNews.id - Fakta baru mengenai perang Amerika Serikat (AS)-Israel melawan Iran kembali terungkap. Pilot jet tempurF-15E AS yang ditembak jatuh oleh militer Iran ternyata sebelumnya juga ditembak saat menerbangkan pesawat tempur model lain.
Kedua insiden itu terjadi selama perang melawan Iran yakni pada periode 28 Februari hingga 7 April 2026.
Sumber pejabat Angkatan Udara (AU) dan seorang mantan pejabat militer AS mengatakan kepada proyek jurnalistik High Side,
pilot F-15E Eagle Strike ditembak jatuh di wilayah Iran pada 3 April. Pilot yang sama juga ditembak jatuh dalam insiden tembakan salah sasaran oleh jet tempur F/A-18 Kuwait sebelumnya.
Disebutkan, pilot tersebut "hampir pasti" menjadi penerbang militer AS pertama yang ditembak dua kali dalam satu kali perang sejak Perang Vietnam.
Jet tempur pengebom F-15E AS ditembak jatuh oleh Iran yang memicu pencarian besar-besaran militer AS.