ISTANBUL, iNews.id - Israel semakin terpuruk setelah 1 tahun perang di Jalur Gaza, Senin (7/10/2024). Gaza memang porak-poranda, namun Israel selaku agresor tak kalah hancurnya, meski tidak secara fisik.
Data Kementerian Kesehatan di Gaza mengungkap, serangan Israel selama 365 hari telah membunuh setidaknya 41.870 orang yang berarti 1 dari 55 warga. Sebanyak 16.756 di antaranya adalah anak-anak dan 11.346 perempuan. Angka gabungan dari korban anak-anak dan perempuan berarti 66 persen dari total korban tewas.
Selain itu, sebanyak 97.166 orang menderita luka yang berarti 1 dari 23 warga Gaza.
Tak usah disebutkan lagi berapa banyak bangunan yang hancur, termasuk rumah sakit dan tempat-tempat pengungsian. Warga yang terpaksa meninggalkan rumah mereka yang rata dengan tanah, serta anak-anak kecil yang terpaksa hidup seorang diri karena semua saudaranya dibantai pasukan Zionis.
Sementara itu di Israel, masyarakatnya mengalami keretakan yang dalam setahun perang. Ini seiring dengan meningkatnya radikalisasi, polarisasi politik, ketidakstabilan ekonomi, serta ketegangan militer.