5. Sholat Subuh
ثُمَّ صَلَّى الْفَجْرَ حِينَ بَرَقَ الْفَجْرُ وَحَرُمَ الطَّعَامُ عَلَى الصَّائِم
Lalu subuh dikerjakan pada saat munculnya fajar pada waktu di mana orang-orang berpuasa dilarang untuk makan.
Sholat shubuh dimulai sejak terbitnya fajar sidik hingga terbitnya matahari.
Kemudian pada hari kedua Jibril datang lagi untuk mengajak Rasulullah saw shalat, Jibril tetap menjadi Imam, jika pada hari pertama Jibril datang mengajak shalat pada awal waktu, kali Jibril datang di akhir waktu:
وَصَلَّى الْمَرَّةَ الثانية الظهر حين كان ظل كل شئ مِثْلَهُ لِوَقْتِ الْعَصْرِ بِالْأَمْسِ