Vape Ancam Jutaan Anak Indonesia, BPOM: Jangan Anggap Rokok Elektronik Lebih Aman

Mei Sada Sirait
BPOM mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap vape sebagai produk yang aman karena tetap mengandung zat adiktif yang berisiko menimbulkan ketergantungan. (Foto: Ilustrasi/AI))

Selain regulasi, edukasi juga menjadi faktor penting. Generasi muda perlu mendapatkan pemahaman yang benar mengenai risiko penggunaan rokok elektronik sehingga tidak mudah terpengaruh oleh tren maupun promosi yang berkembang di media sosial.

BPOM menegaskan akan terus memperkuat pengawasan terhadap produk tembakau dan rokok elektronik. Pengawasan tersebut meliputi kepatuhan terhadap batas kadar nikotin, penggunaan bahan tambahan yang dilarang, hingga penerapan ketentuan peringatan kesehatan pada setiap produk yang beredar.

Melalui langkah tersebut, BPOM berharap angka penggunaan vape di kalangan anak dan remaja dapat ditekan sehingga risiko ketergantungan nikotin serta dampak kesehatan jangka panjang dapat diminimalkan.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
5 hari lalu

Polisi Bongkar Peredaran Vape Narkoba di Jaktim, 3 Orang Ditetapkan Tersangka

6 hari lalu

BPOM Pastikan Vaksin Tifoid Bio-TCV Aman Diberikan Mulai Bayi Usia 6 Bulan

6 hari lalu

Vaksin Tifoid Pertama Buatan Indonesia Resmi Diluncurkan, BPOM Approved!

9 hari lalu

BPOM Tegaskan Jangan Percaya Jamu dengan Klaim Sembuh Seketika, Ini Alasannya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal