Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Waspada! Jamu Pegal Linu Ilegal Banyak Dicampur Parasetamol hingga Deksametason
Advertisement . Scroll to see content

BPOM Tegaskan Jangan Percaya Jamu dengan Klaim Sembuh Seketika, Ini Alasannya!

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:13:00 WIB
BPOM Tegaskan Jangan Percaya Jamu dengan Klaim Sembuh Seketika, Ini Alasannya!
Ilustrasi obat-obatan. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengimbau masyarakat tidak mudah percaya pada produk jamu yang mengklaim mampu menyembuhkan keluhan kesehatan secara instan.  Sebab, jamu dan obat bahan alam pada dasarnya bekerja melalui proses biologis yang umumnya berlangsung secara bertahap, bukan memberikan efek seketika.

Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli Muda Balai Besar POM Serang, Devana Ardiaty, mengatakan masyarakat perlu lebih kritis apabila menemukan produk herbal yang mengklaim hasil terlalu cepat setelah dikonsumsi.

"Ketika sebuah produk jamu memberikan hasil yang terasa terlalu instan, jangan langsung menganggapnya sebagai bukti keampuhan. Bisa jadi, justru itulah alasan untuk memastikan kembali keamanan dan legalitasnya," kata Devana dalam keterangannya, Senin (14/7/2026). 

Menurut dia, masih banyak masyarakat yang menganggap jamu dengan efek cepat sebagai produk yang paling ampuh. Padahal, kondisi tersebut justru patut diwaspadai karena bisa saja produk tersebut mengandung Bahan Kimia Obat (BKO) yang sengaja ditambahkan secara ilegal.

Devana menjelaskan, sebagian besar konsumen sebenarnya hanya menginginkan hasil yang cepat terasa. Kondisi tersebut dimanfaatkan oleh pelaku usaha ilegal dengan menambahkan BKO ke dalam jamu agar produknya terlihat lebih manjur dibandingkan produk herbal pada umumnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut