Rentan Osteoporosis, Wanita Lebih Butuh Latihan Angkat Beban Dibanding Pria

Mei Sada Sirait
Perempuan disebut lebih membutuhkan latihan beban karena memiliki risiko osteoporosis yang jauh lebih tinggi. (Foto: Ilustrasi/AI)

Karena itu, penting memiliki “tabungan tulang” sejak muda melalui aktivitas fisik. Jika tubuh jarang menerima tekanan mekanis dari olahraga, kepadatan tulang perlahan akan menurun.

“Nah masalahnya, kalau badan jarang dapat beban mekanis alias jarang dipakai buat angkat-angkat beban, tubuh bisa nganggep ‘oh yaudah, kayaknya pemilik badan nggak butuh amat tulang kuat’,” tulisnya.

Rizal mengatakan resistance training seperti squat, deadlift, push up hingga latihan dumbbell dapat memberi sinyal pada tulang agar menjadi lebih kuat dan padat. Kondisi ini membantu menurunkan risiko osteoporosis di masa depan.

“Kalau terus dilakukan, tulang jadi makin padat dan risiko osteoporosis menurun,” ujarnya.

Dia juga menjelaskan bahwa wanita pasca menopause mengalami penurunan hormon estrogen secara drastis. Padahal hormon tersebut berperan penting menjaga kepadatan tulang.

“Makanya osteoporosis pada wanita memang jauh lebih besar risikonya dibanding cowok,” kata Rizal.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Lari Saja Tak Cukup, Dokter Ungkap Cara Efektif Tingkatkan Hormon Testosteron Pria

57 tahun lalu

Tergiur Upah Rp1,5 Juta, Wanita Ini Nekat Bawa Sabu ke Dalam Rutan

57 tahun lalu

Memasuki Usia 30 Tahun, Ini Perlu Diperhatikan Wanita agar Kulit Tak Cepat Keriput

57 tahun lalu

Perempuan Lebih Rentan Osteoporosis Bukan Mitos: Ini Penyebabnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal