Singapura Setop Hubungan Dagang dengan Korea Utara

Ranto Rajagukguk
Ilustrasi (Foto: Okezone)

Korea Utara melakukan uji coba nuklir keenam, dan yang paling kuat sampai saat ini, pada tanggal 3 September. Hal itu memicu kemarahan internasional dan babak baru untuk penerapan sanksi.

Dari kekuatan internasional lewat sanksi ekonomi, diharapkan bisa menghentikan bahan baku untuk melanjutkan program nuklirnya dan menekan Korea Utara melakukan negosiasi.

"Saya pikir ini adalah penting saat kebanyakan negara Asia Tenggara akan melakukan hal yang sama, jadi sangat tepat bahwa Singapura sebagai kekuatan perdagangan utama kawasan ini," kata Oh Ei Sun, seorang senior di Sekolah S Rajaratnam dari Studi Internasional di Singapura, kepada AFP.

Dia mengatakan, uji coba nuklir Pyongyang yang berulang, pembunuhan Kim Jong-Nam, saudara tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un, di Malaysia pada Februari lalu juga membulatkan tekad negara-negara Asia Tenggara untuk memutuskan hubungan substansial dengan Korea Utara.

Singapura telah memberi peringatan kepada warga agar tidak melakukan perjalanan penting ke Korea Utara. Singapura juga meminta warga Korea Utara untuk memiliki visa sebelum bepergian ke negaranya.

Korea Utara sendiri memiliki sebuah kedutaan di Singapura. Namun, Singapura tidak memiliki kedutaan di Pyongyang.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemerintah Ajukan 18 Komoditas RI untuk Bebas Tarif AS 

57 tahun lalu

Adik Kim Jong Un: Program Nuklir Korea Utara Tak Bisa Dinegosiasikan!

57 tahun lalu

Gugatan Ditolak Pengadilan Singapura, Proses Ekstradisi Paulus Tannos Berlanjut

57 tahun lalu

IHSG Sepekan Anjlok 8,6 Persen, Kapitalisasi Pasar Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal