Harga Minyak Terjungkal Didorong Peningkatan Produksi AS

Ranto Rajagukguk
Ilustrasi (Foto: Reuters)

NEW YORK, iNews.id - Harga minyak mentah dunia turun menyusul kekhawatiran investor terhadap stok minyak berlebih yang disumbang dari peningkatan produksi Amerika Serikat (AS). 

Mengutip Xinhua, Jumat (17/11/2017), harga minyak telah tergelincir dari level tertinggi dalam dua tahun karena pasar khawatir bahwa persediaan minyak mentah AS yang meningkat berpotensi merusak usaha Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (Organizational of the Petroleum Exporting Countries/OPEC) untuk memperketat pasar.

Persediaan minyak mentah naik 1,9 juta barel pada 10 November pekan ini menjadi 459,0 juta, menurut Badan Informasi Energi AS, Rabu 15 November 2017, lebih tinggi dari ekspektasi pasar.

West Texas Intermediate untuk pengiriman Desember turun 0,19 dolar AS menetap di 55,14 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara minyak mentah Brent untuk pengiriman Januari turun 0,51 dolar AS ditutup menjadi 61,36 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
14 hari lalu

Minyak Dunia Bergejolak, Harga Oli Terancam Naik Berkali-kali Lipat

Nasional
17 hari lalu

Purbaya soal Kelanjutan Kebijakan WFH ASN Tiap Jumat: Lihat Perkembangan Minyak Dunia

Nasional
17 hari lalu

Purbaya Buka Suara soal Nasib WFH ASN Tiap Jumat, Lanjut atau Tidak?

Niaga
20 hari lalu

Harga Pelumas Kendaraan di Indonesia Naik, Imbas Geopolitik dan Rupiah Melemah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news