Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Situasi Geopolitik di Timur Tengah Tak Menentu, Harga Pelumas di Indonesia Naik
Advertisement . Scroll to see content

Harga Pelumas Kendaraan di Indonesia Naik, Imbas Geopolitik dan Rupiah Melemah

Sabtu, 02 Mei 2026 - 08:15:00 WIB
Harga Pelumas Kendaraan di Indonesia Naik, Imbas Geopolitik dan Rupiah Melemah
Harga pelumas kendaraan di Indonesia mengalami kenaikan seiring tekanan situasi geopolitik global dan pelemahan nilai tukar rupiah. (Foto: Motul)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id Harga pelumas kendaraan di Indonesia mengalami kenaikan seiring tekanan situasi geopolitik global dan pelemahan nilai tukar rupiah. Kondisi ini dipicu lonjakan harga minyak dunia yang menjadi bahan baku utama pelumas.

Kenaikan harga minyak terjadi akibat konflik berkepanjangan di kawasan Timur Tengah yang melibatkan negara-negara besar seperti Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Ketegangan tersebut mengganggu jalur distribusi strategis, termasuk Selat Hormuz, sehingga pasokan minyak mentah global tersendat.

Akibatnya, harga minyak mentah dunia melonjak signifikan dalam beberapa pekan terakhir. Minyak jenis Brent bahkan sempat menembus level di atas 100 dolar AS hingga mendekati 118 dolar AS per barel.

Bank Dunia turut memberikan peringatan bahwa harga energi global berpotensi naik hingga 24 persen sepanjang 2026 akibat konflik yang terus berlangsung di Timur Tengah. Situasi ini semakin memperbesar tekanan terhadap berbagai sektor industri, termasuk pelumas.

Kenaikan harga minyak mentah berdampak langsung pada industri pelumas karena sekitar 70–80 persen komponennya berasal dari base oil yang diolah dari minyak bumi. Ketika harga minyak meningkat, biaya produksi pelumas otomatis ikut terdongkrak.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut