Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ekspansi Pasar Pelumas di Indonesia, Top 1 Kolaborasi Garuda
Advertisement . Scroll to see content

Minyak Dunia Bergejolak, Harga Oli Terancam Naik Berkali-kali Lipat

Kamis, 07 Mei 2026 - 19:29:00 WIB
Minyak Dunia Bergejolak, Harga Oli Terancam Naik Berkali-kali Lipat
Ketidakpastian geopolitik dan fluktuasi harga minyak mentah, membuat harga oli terancam naik beberapa kali lipat. (Foto: Dok iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pasar pelumas (oli) global dan nasional tengah menghadapi tekanan besar di tengah ketidakpastian geopolitik serta fluktuasi harga minyak mentah dunia. Konflik di Timur Tengah, ancaman gangguan distribusi energi di Selat Hormuz, hingga ketegangan perdagangan global membuat industri pelumas berada dalam situasi penuh tantangan.

Kenaikan harga minyak mentah menjadi faktor utama yang memengaruhi industri pelumas. Sebab, base oil atau bahan baku utama pelumas berasal dari turunan minyak bumi.

Ketika harga crude oil melonjak akibat konflik geopolitik, biaya produksi pelumas ikut terdorong naik. Bank Dunia bahkan memperkirakan harga minyak bisa menembus 115 dolar AS per barel apabila konflik berkepanjangan terus mengganggu pasokan global.

Di Indonesia, tekanan tersebut mulai dirasakan para pelaku industri. Sejumlah produsen oli melakukan penyesuaian harga jual akibat kenaikan biaya bahan baku, logistik, dan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Ini membuat rantai pasok industri otomotif, termasuk pasar pelumas, menjadi semakin kompleks.

Kondisi tersebut juga dirasakan produsen pelumas Top 1. Head of Sales Division Top 1, Rahman Rahadian mengatakan penyesuaian harga sulit dihindari di tengah kondisi geopolitik saat ini.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut